Mengenai Saya

Foto saya
lahir di kota ihsan pinggiran jakarta laah, di keluarga yg sangat sangat sangat sederhana ._.v

Jumat, 14 Maret 2014

BAHASA INDONESIA 2



Tugas 1 : Penalaran, Induktif, Deduktif
Penalaran
Penalaran  adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisia – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalaran.
Penalaran juga merupakan aktivitas pikiran yang abstrak, untuk mewujudkannya diperlukan simbol. Simbol atau lambang yang digunakan dalam penalaran berbentuk bahasa, sehingga wujud penalaran akan akan berupa argumen.
Kesimpulannya adalah pernyataan atau konsep adalah abstrak dengan simbol berupa kata, sedangkan untuk proposisi simbol yang digunakan adalah kalimat (kalimat berita) dan penalaran menggunakan simbol berupa argumen. Argumenlah yang dapat menentukan kebenaran konklusi dari premis.

Penalaran ada dua jenis, yaitu :
1.    Penalaran Induktif :
Penalaran induktif adalah penalaran yang memberlakukan atribut-atribut khusus untuk hal-hal yang bersifat umum (Smart,1972:64). Penalaran ini lebih banyak berpijak pada observasi inderawi atau empiri. Dengan kata lain penalaran induktif adalah proses penarikan kesimpulan dari kasus-kasus yang bersifat individual nyata menjadi kesimpulan yang bersifat umum.(Suriasumantri, 1985:46). Inilah alasan eratnya kaitan antara logika induktif dengan istilah generalisasi.

Contoh kasus :
kucing berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan. kelinci berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan. Panda berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan.
Kesimpulan : semua hewan yang berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan.


2.    Penalaran deduktif
Penalaran deduktif dibidani oleh filosof Yunani Aristoteles merupakan penalaran yang beralur dari pernyataan-pernyataan yang bersifat umum menuju pada penyimpulan yang bersifat khusus. Sang Bagawan Aristoteles (Van Dalen:6) menyatakan bahwa penalaran deduktif adalah, ”A discourse in wich certain things being posited, something else than what is posited necessarily follows from them”. pola penalaran ini dikenal dengan pola silogisme. Pada penalaran deduktif menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus. 
Untuk penarikan kesimpulannya dapat dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Penarikan kesimpulan secara langsung diambil dari satu premis,sedangkan untuk penarikan kesimpulan tidak langsung dari dua premis.

Contoh kasus :
Laptop adalah barang elektronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi. DVD Player adalah barang elektronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi.
 Kesimpulan : semua barang elektronik membutuhkan daya listrik untuk beroperasi.


Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Penalaran

Minggu, 02 Februari 2014

Tugas 4 Perilaku Konsumen "Iklan"



IKLAN

Iklan atau dalam bahasa Indonesia formalnya pariwara adalah promosi benda seperti meja baru, jasa seperti kantor pos, tempat usaha dan ide yang harus dibayar oleh sebuah sponsor. http://id.wikipedia.org/wiki/Iklan

Berikut adalah iklan yang menurut saya menarik :

Iklan IM3 Play Online

Melihat iklan ini merasa terhibur sendiri karna lelucon yang ada pada iklan ini.


Iklan DANCOW “Terbaik UntukKu”

Menceritakan tentang para ibu yang selalu memberikan yang terbaik untuk anak – anaknya.
 
Djarum Super My Great Adventure Indonesia Continues 

Di iklan ini ini sekali lagi memberitahukan betapa indahnya pulau – pulai di Negara kita tercinta Indonesia.

Jumat, 27 Desember 2013

Tugas 3 Perilaku Konsumen "Trend atau Lifestyle"



Produk yang sedang trend atau lifestyle zaman sekarang adalah sepatu DOCMART atau Dr. martens, banyak sekali remaja – remaja sekarang yang menggunakan sepatu ini, baik laki – laki ataupun perempuan. Mungkin karena faktor personality, opinion ataupun interest.
Sebelum kita mengetahui faktor apa yang mempengaruhi remaja menggunakan sepatu docmart, lebih baik kita mengetahui terlebih dahulu sejarah sepatu ini.
Sejarah Dr. Martens sendiri dimulai pada masa Perang Dunia II berlangsung. Ketika seorang dokter tentara Jerman, Klaus Martens, yang sedang cuti dari medan pertempuran, mengalami cedera saat sedang bermain ski di pegunungan Alpen Bavaria. Saat pemulihan cedera, ia mendapatkan boot tentara , penyebab cedera, karena alas kaki yang dipakainya sangat tidak nyaman. Kemudian ia mengganti dengan kulit yang lebih lembut dan sol yang lebih empuk dengan bantalan udara. Ketika perang berakhir, Klaus mulai memproduksi boot buatan untuk dipakai sendiri. Pertama kali keluar pada tanggal 1 April 1960.
Pada tahun 70-an sepatu ini makin populer karena banyak artis Punk Rock, Ska, Psychobillies, Goths, Industrialis, hardcore, straight-edge, Glam, bahkan New Wave yg memakainya. Dengan bantuan musisi-musisi itu, long-march yg dilakukan Docmart dari kota London menyebar ke seluruh dataran Inggris dan Eropa, lalu ke menginvasi dunia.
Model
Boot Doc Martens terkenal dengan ciri khas desain, jahitan benang warna kuning mengelilingi sol, kulit Nappa yang lembut, dan sol empuk dengan bantalan udara. Yang selanjutnya mengalami perkembangan modifikasi desain warna (hitam, biru, merah dan lain – lain) dan bentuk.
Budaya
Sepatu ini mengalami beberapa pergeseran budaya, mulai dari penggunaan untuk tentara dan artis punk rock Kini sepatu Doc.Martens tampil lebih eye catching dengan koleksi-koleksi seru seperti sepatu dengan candy color yang cocok dipakai remaja.Dr Martens telah menjadi alas kaki terbaru yang akan ditemukan kembali oleh anak muda sadar mode konsumen.
Diatas sudah di jelaskan bahwa sepatu docmart dimulai pada masa Perang Dunia II berlangsung. Ketika seorang dokter tentara Jerman, Klaus Martens, yang sedang cuti dari medan pertempuran mengalami cedera. Karena berkembangnya zaman, banyak artis, aktor, musisi yang menggunakan sepatu docmart, sampai akhirnya sepatu docmart sebagai trend di kalangan remaja saat ini.
Kita bisa amati kalang remaja menyukai sepatu docmart karena faktor opinion dan faktor interest. Faktor opinion karena remaja jaman sekarang cenderung mengikuti gaya orang-orang yang ada disekitarnya, biasanya dari orang terdekat yang sedang menggunakan sepatu docmart kemudian dilihatnya bagus dan menjadi trend. Faktor interest yaitu karena ketertarikan mereka melihat sepatu docmart tersebut yang dianggap bagus, mereka ingin memilikinya dan menggunakannya agar terlihat bagus seperti yang mereka lihat.